Rabu, 15 Mei 2013

industri retail

Sebagai bagian dari perusahaan global, PT. Carrefour Indonesia berusaha untuk memberikan standar pelayanan kelas dunia dalam industri ritel Indonesia. Carrefour Indonesia memperkenalkan konsep hipermarket dan menyediakan alternatif belanja baru di Indonesia bagi pelanggan Carrefour Indonesia. Carrefour menawarkan konsep One-Stop Shopping yang menawarkan tempat pilihan dengan produk yang beragam, harga murah, dan juga memberikan pelayanan terbaik sehingga melebihi harapan pelanggan. Saat ini, Carreour sudah beroperasi di 83 gerai dan tersebar di 28 kota/kabupaten di Indonesia. Sebagai salah satu pemain ritel terkemuka, Carrefour Indonesia berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan Carrefour di Indonesia. 72 juta pelanggan telah mengunjungi Carrefour di tahun 2010, naik dari 62 juta pelanggan di tahun sebelumnya.Carrefour sangat peduli terhadap kebutuhan pelanggan dengan menawarkan lebih dari 40.000 produk, sehingga pelanggan dapat memperoleh pilihan lengkap kebutuhan sehari-hari yang berkualitas baik dengan harga diskon di dalam lingkungan belanja yang nyaman. Carrefour Indonesia memiliki sekitar 28,000 karyawan langsung dan tidak langsung seperti SPGs, cleaning service, dll. Carrefour Indonesia telah bermitra dengan sekitar 4,000 pemasok yang hampir 70% adalah UKM (Usaha Kecil Menengah). Selain itu, dengan kehadiran Carrefour di Indonesia, Carrefour dapat membantu industri terkait seperti transportasi, logistik, konstruksi, pergudangan juga akan berkembang berkembang bersama Carrefour membangun negeri. Sejalan dengan program Pemerintah tentang Corporate Social Responsibility (CSR), Carrefour Indonesia terus mengembangkan program yang komprehensif, terpadu dan berkelanjutan, yaitu "Pojok Rakyat" yang sepenuhnya didukung oleh Departemen Perdagangan, Departemen Koperasi dan UMKM dan Departemen Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia. Carrefour Indonesia mengalokasikan "Pojok Rakyat" di sebuah lokasi khusus di 14 gerai yang tersebar di 7 kota (Jakarta, Palembang, Surabaya, Makassar, Bandung, Medan and Yogyakarta. Carrefour juga ikut menyediakan akses pasar dan kegiatan promosi untuk memastikan bahwa produk tersebut berhasil.
As part of a global company, PT. Carrefour Indonesia strives to provide world class service standards in the retail industry of Indonesia. Carrefour hypermarkets and Indonesia introduced the concept of providing a new shopping alternative for customers Carrefour Indonesia in Indonesia. Carrefour offers the concept of "One-Stop Shopping" which offers a diverse product selection, low prices, and also provide the best services that exceed customer expectations. Currently, Carreour already operates in 83 outlets and spread across 28 cities / districts in Indonesia. As one of the leading retail players, Carrefour Indonesia is committed to providing the best service for customers of Carrefour in Indonesia. 72 million customers have visited the Carrefour in 2010, up from 62 million subscribers at year sebelumnya.Carrefour very concerned about the needs of customers by offering more than 40,000 products, so customers can obtain a complete selection of daily needs of good quality at a discount in the a comfortable shopping environment. Carrefour Indonesia has about 28.000 employees directly and indirectly as SPGs, cleaning service, etc.. Carrefour Indonesia has partnered with about 4,000 suppliers that nearly 70% are SMEs (Small and Medium Enterprises). In addition, the presence of Carrefour in Indonesia, Carrefour can help related industries such as transportation, logistics, construction, warehousing will also be developed to grow with Carrefour to build the country. In line with the Government program on Corporate Social Responsibility (CSR), Carrefour Indonesia continues to develop a comprehensive, integrated and sustainable, the "People's Corner" which is fully supported by the Ministry of Commerce, Ministry of Cooperatives and SMEs and the Department of Fisheries and Maritime Affairs of the Republic of Indonesia. Carrefour Indonesia allocates "People's Corner" at a particular location at 14 outlets spread across 7 cities (Jakarta, Palembang, Surabaya, Makassar, Bandung, Medan and Yogyakarta. Carrefour also provide market access and promotional activities to ensure that the product is successful.

kuliner sukses di sekitar jalan kopo sayati sampai soreang



Kafe Mang Haji Donal: Kedai Pelepas Lapar

Ketika bertandang ke kota kembang Bandung dijamin Anda tak akan pernah cepat bosan atau booring karena selain udaranya sejuk, tempat wisatanya indah, pun tersedia beribu kuliner yang kapanpun siap disantap. Bandung ibarat dapur besar dengan aneka makanan serba lengkap yang bisa disantap oleh berbagai macam lidah para pengunjungnya.
Ialah Kafe Mang Donal yang bisa dijadikan salah satu lokasi untuk menjajal kuliner yang kota Bandung. Kafe Mang Donal sangat tepat untuk dijadikan sarana pengganjal perut dengan ketersediaan aneka masakan yang ada didalamnya. Menu yang biasanya menjadi favorit para pengunjung kafe ini seperti bakso dan juga nasi goreng. Memang untuk menemukan kedua makanan merakyat ini sangat mudah, tak perlu datang langsung ke kafe inipun Anda bisa menemukannya. Namun lain tempat, tentunya juga lain citarasa.
Menu bakso yamin yang bisa Anda pesan dan menjadi salah satu andalan disini biasanya terdiri dari 2 mangkuk yakni kuah dengan baksonya serta taunya. Kemudian di mangkuk yang lainnya berisi mie kering lengkap dengan topping ayam dan juga daun bawangnya. Rasanya? Wuih jangan tanya, terlebih kalau Anda menyantapnya di siang hari dikala perut sedang keroncongan hebat. Eits, jangan lupa untuk menambahkan sambal yang pedas—kalau Anda suka pedas—biar rasanya makin tambah nonjok!
Kemudian nasi gorengnya disajikan dengan citarasa yang tinggi berisi tomat, mentimun, dan juga kerupuk. Untuk minumannya, tersedia aneka jus buah segar, ice cream dan lainnya. Harganya sendiri sangat terjangkau, yakni berkisar antara Rp 7.500 sampai Rp 25.000 saja. Memesan satu porsi dijamin Anda akan kenyang. Makanya meksipun hanya makan bakso yang sering dianggap cemilan saja (bukan makan besar) tak perlu makan lagi karena porsinya sudah diperhitungkan dengan tepat.
Lokasi
Kafe Mang Haji Donal berada di Jalan Raya Ketapang No. 215, Kota Bandung, Jawa Barat – Indonesia.
Selamat Bersantap

Minggu, 05 Mei 2013

perbankan

Bank Syariah Mandiri ialah salah satu lembaga perbankan besar di Indonesia. Bank Mandiri Syariah dibentuk oleh Bank Mandiri, untuk berperan di dalam mengembangkan layanan perbankan syariah di  kelompok perusahaan Bank Mandiri, sebagai respon atas diberlakukannya UU No. 10 tahun 1998, yang memberi peluang bank umum untuk melayani transaksi syariah (dual banking system). Perbankan syariah memandang bahwa pemberlakuan UU tersebut merupakan momentum yang tepat untuk melakukan konversi dari bank konvensional menjadi bank syariah. Bank Syariah mandiri hadir, tampil dan tumbuh  sebagai bank yang mampu memadukan idealisme usaha dengan nilai-nilai rohani, yang melandasi kegiatan operasionalnya. Harmoni antara idealisme usaha dan nilai-nilai rohani inilah yang menjadi salah satu keunggulannya dan hadir untuk bersama membangun Indonesia menuju yang lebih baik. bersama Bank Syariah Mandiri.
Syariah Mandiri didirikan dengan aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam antara bank dan pihak lain. Terutama berkaitan dengan penyimpanan dana dan atau pembiayaan kegiatan usaha, atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan syariah.Kedekatan nasabah akan diimbangi dengan keterbukaan dalam layanan produk sesuai syariah, modern, dan universal. Syariah Mandiri juga tidak kalah dengan bank konvensional pada umumnya,karena mereka juga dididik oleh tenaga profesional jadi tidak salah sekarang sudah tumbuh menjadi salah satu bank yang besar. Bagi anda yang berminat untuk meniti karir disana biasanya perekrutan dilakukan melalui seleksi yang ketat. Media yang digunakan menggunakan media cetak atau surat kabar. Untuk perbankan diharuskan sudah lulus minimal diploma. Ini adalah syarat mutlak untuk bisa diterima sebagai karyawan Bank Syariah Mandiri.
Bank Syariah mandiri memang merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia jadi tidak heran ada banyak orang yang ingin berkarir disana. Memang untuk bisa diterima tidaklah mudah karena banyaknya pelamar kerja saat ini,jadi untuk anda cari informasi sebanyak banyaknya bila ada lowongan kerja atau biasanya lewat media online ada informasi tersebut. Syariah Mandiri memerlukan orang yang proaktif dan menyukai bekerja dengan orang atau mendukung orang lain untuk sukses. Mereka yang bangga akan pekerjaan dan hasil pekerjaan mereka, dan memiliki intergritas, ketepatan dan aktualisasi diri. Banyak syarat untuk permulaan sebelum dilakukan interview,karena akan masih banyak tahap tahap yang harus dilalui sebelum diterima di Bank Syariah Mandiri. Sama halnya pada bank umumnya berharap visi sebagai bank syariah tepercaya pilihan mitra usaha bisa tercapai dengan melakukan kedekatan kepada seluruh manyarakat. Kedekatan ini akan diimbangi dengan keterbukaan dalam setiap layanan produk sesuai syariah,jadi dengan begini bisa dipastikan membangun image yang baik untuk Bank Syariah Mandiri.

home industri

Kota Bandung Menjadi Gudangnya Para Pebisnis Kreatif

Peluang Lebar Bisnis Untuk Wanita
industri kreatif2 200x144 Kota Bandung Menjadi Gudangnya Para Pebisnis KreatifMenjadikan Kota Bandung sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia tentunya bukanlah hal baru lagi bagi masyarakat di negara ini. Banyaknya kekayaan alam yang tersimpan di kota kembang, dan tingginya kreativitas sumber daya manusia yang berada di kota tersebut, menjadikan Kota Bandung sebagai barometer pertumbuhan industri kreatif di tingkat nasional. Tidaklah heran bila berbagai macam predikat pun kini mulai bermunculan dari kalangan masyarakat, mulai dari kota besar yang dikenal sebagai pusat perkembangan mode, pusat kreasi seni dan budaya, pusat jajanan dan kuliner, serta sebutan Paris Van Java yang sekarang ini menjadi salah satu icon tujuan wisata di Kota Bandung.
Berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sumedang di bagian utara, Kabupaten Garut dan Cianjur di sebelah selatan, Kabupaten Bandung Barat di sisi bagian barat, serta Kabupaten Garut di sebelah timur, menjadikan Kabupaten Bandung sebagai salah satu kota besar di Indonesia yang didominasi oleh daerah pegunungan. Namun, meskipun berada di daerah pegunungan, dengan membawahi sekitar 31 kecamatan yang terbagi menjadi 277 desa dan kelurahan, sekarang ini perkembangan ekonomi kreatif di Kota Bandung menunjukan peningkatan yang sangat signifikan.
Untuk mengetahui subsektor industri kreatif yang selama ini menjadi tiang penyangga pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Bandung, berikut ini kami informasikan beberapa potensi bisnis daerah yang belakangan ini mulai berkembang pesat di daerah Ibukota Provinsi Jawa Barat tersebut.
Industri Fashionbisnis fashion 200x133 Kota Bandung Menjadi Gudangnya Para Pebisnis Kreatif
Tak bisa dipungkiri bila Kota Bandung sekarang ini menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi industri fashion sangat cerah. Bahkan tidak sedikit pelaku usaha yang sekarang ini sengaja memilih bisnis Factory Outlet (FO), Clothing Company (CC), maupun Distro (distribution store) untuk mendatangkan untung besar setiap bulannya. Di Kota Bandung sendiri, kawasan Dago menjadi pusat perkembangan bisnis fashion di daerah tersebut. Sedikitnya terdapat 20 tempat outlet fashion yang siap memanjakan para konsumen baik dari dalam kota maupun luar daerah. Saking kuatnya daya tarik kawasan Dago bagi para wisatawan, banyak yang beranggapan bahwa belum mengunjungi kawasan Dago serasa belum pernah sampai ke kota Bandung.
Industri Desain
Tingginya kreativitas dan nilai seni yang dimiliki masyarakat Bandung, menjadi modal utama bagi mereka untuk mengembangkan sektor industri desain yang semakin tumbuh subur di daerah tersebut. Terkenal dengan sebutan kota mode, menjadikan desain pakaian yang diproduksi masyarakat Bandung terbilang cukup unik dan sangat menarik. Hal inilah yang menjadikan hasil karya desain mojang Bandung dihargai cukup tinggi oleh para konsumen. Bahkan sekarang ini industri desain tidak hanya dibutuhkan para produsen fashion, namun juga mulai merambah bisnis kerajinan, instrumen teknikal, desain jam tangan, perhiasan, barang mewah, perlengkapan rumah tangga, dan lain sebagainya.
Industri IT (Information technology)
Kemajuan teknologi informasi saat ini begitu pesat. Fenomena ini berimbas kepada perkembangan industri kreatif yang berbasis information technology, dan ternyata sekarang ini telah berkembang cukup pesat di kawasan Kota Bandung. Belakangan ini bahkan Masyarakat Industri Kreatif Teknologi, Informasi, dan Komunikasi Indonesia (Mikti) menjalin kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) untuk mendirikan Lembah Digital Bandung (Bandung Digital Valley/BDV) yang difokuskan untuk mengembangkan industri IT lokal.
Industri Kuliner
Selain memiliki puluhan factory outlet yang tersebar di seluruh penjuru daerah, Kabupaten Bandung juga memiliki potensi bisnis kuliner yang sangat beragam. Dari mulai menu masakan nusantara hingga menu kuliner mancanegara, ditawarkan para pelaku usaha untuk memanjakan para pecinta kuliner di daerah Bandung dan sekitarnya. Melihat pertumbuhan bisnis tersebut semakin matang, sebagian pelaku usaha kuliner di Bandung mulai membentuk sebuah komunitas pengusaha yang diberi nama Sindikat Kuliner. Sampai hari ini anggotanya sudah mencapai 38 pengusaha yang memiliki bisnis kuliner tersebar di penjuru Bandung, dan sama-sama memiliki visi besar untuk menduniakan kuliner kreatif yang ada di Bandung.
Melihat banyaknya peluang usaha kreatif yang terdapat di daerah Bandung, tidaklah heran bila Kota Bandung menjadi gudangnya para pebisnis kreatif dan menjadi salah satu daerah di Indonesia yang ikut serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat nasional. Semoga informasi potensi bisnis daerah yang kami angkat pada pekan ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan menginspirasi seluruh masyarakat untuk mulai berkarya menciptakan peluang usaha. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

seni tradisional


Beragam Kesenian Tradisional Jawa Barat....!!!!

http://ibnisakhiy.blogspot.com/
SISINGAAN
Sisingaan adalah suatu kesenian khas masyarakat Sunda (Jawa Barat) yang menampilkan 2-4 boneka singa yang diusung oleh para pemainnya sambil menari. Di atas boneka singa yang diusung itu biasanya duduk seorang anak yang akan dikhitan (sunat) atau seorang tokoh masyarakat.



http://ibnisakhiy.blogspot.com/
TARI TOPENG
Secara historis, pertunjukkan tari topeng diawali di Cirebon tepatnya pada abad ke-19 yang dikenal dengan Topeng Bahakan. Menurut T. Tjetje Somantri (1951) daerah Jawa Barat antara lain Sumedang, Bandung, Garut dan Tasikmalaya pada tahun 1930 didatangi oleh rombongans topeng berupa wayang wong dengan dalangnya bernama Koncer dan Wentar. Berdasarkan data historis inilah teori awal munculnya tari topeng ke Jawa Barat (Priangan) ditetapkan sebagai awal perkembangan Tari Topeng Priangan.


http://ibnisakhiy.blogspot.com/
TARI WAYANG
Tari wayang mulai dikenal masyarakat pada masa kesultanan Cirebon pada abad ke-16 oleh Syekh Syarif Hidayatullah, yang kemudian disebarkan oleh seniman keliling yang datang ke daerah Sumedang, Garut, Bogor, Bandung dan Tasikmalaya.






http://ibnisakhiy.blogspot.com/
KESENIAN ADU DOMBA
Adu domba merupakan salah satu kesenian khas rakyat jawa barat yang cukup digemari, terutama di kalangan tradisional. Kesenian ini merupakan peninggalan leluhur yang masih bertahan eksistensinya hingga saat ini. Pada intinya adu domba ialah ajang pamer ketangkasan hewan ternak yang pada akhirnya akan menaikan gengsi suatu perkumpulan ternak tertentu. Para pesertanya ialah peternak-peternak domba yang tersebar hampir di seluruh jawa barat, terutama daerah garut, sumedang, bandung, majalengka dan lainya. Event adu domba dilaksanakan setiap tahun dengan sistim kompetisi, hampir setiap bulan kegiatan ini dilaksanakan bergilir di daerah-daerah. Di bandung arena adu domba salah satunya terletak di lebak siliwangi.
Setiap event adu domba selalu dipadati oleh penonton. Kegiatan ini juga memiliki gengsi yang cukup tinggi karena banyak tokoh-tokoh sunda yang juga merupakan penggemar sekaligus  pemiliknya, seperti Kang Ibing (alm) dan lain lain.

http://ibnisakhiy.blogspot.com/
GAMELAN DEGUNG
Ada beberapa gamelan yang pernah ada dan terus berkembang di Jawa Barat, antara lain Gamelan Salendro, Pelog dan Degung. Gamelan salendro biasa digunakan untuk mengiringi pertunjukan wayang, tari, kliningan, jaipongan dan lain-lain. Gamelan pelog fungsinya hampir sama dengan gamelan salendro, hanya kurang begitu berkembang dan kurang akrab di masyaraka dan jarang dimiliki oleh grup-grup kesenian di masyarakat. Hal ini menandakan cukup terwakilinya seperangkat gamelan dengan keberadaan gamelan salendro, sementara gamelan degung dirasakan cukup mewakili kekhasan masyarakat Jawa Barat. Gamelan lainnya adalah gamelan Ajeng berlaras salendro yang masih terdapat di kabupaten Bogor, dan gamelan Renteng yang ada di beberapa tempat, salah satunya di Batu Karut, Cikalong kabupaten Bandung. Melihat bentuk dan interval gamelan renteng, ada pendapat bahwa kemungkinan besar gamelan degung yang sekarang berkembang, berorientasi pada gamelan Renteng

http://ibnisakhiy.blogspot.com/Wayang Golek
Asal mula wayang golek tidak diketahui secara jelas karena tidak ada keterangan lengkap, baik tertulis maupun lisan. Kehadiran wayang golek tidak dapat dipisahkan dari wayang kulit karena wayang golek merupakan perkembangan dari wayang kulit. Ada yang menyebutkan bahwa pada tahun 1583 Masehi Sunan Kudus membuat wayang dari kayu yang kemudian disebut wayang golek yang dapat dipentaskan pada siang hari. Sejalan dengan itu Ismunandar (1988) menyebutkan bahwa pada awal abad ke-16 Sunan Kudus membuat bangun 'wayang purwo' sejumlah 70 buah dengan cerita Menak yang diiringi gamelan Salendro. Pertunjukkannya dilakukan pada siang hari. Wayang ini tidak memerlukan kelir. Bentuknya menyerupai boneka yang terbuat dari kayu (bukan dari kulit sebagaimana halnya wayang kulit). Jadi, seperti golek. Oleh karena itu, disebut sebagai wayang golek.


http://ibnisakhiy.blogspot.com/
JAIPONG
Tari ini diciptakan oleh seorang seniman asal Bandung, Gugum Gumbira, sekitar tahun 1960-an, dengan tujuan untuk menciptakan suatu jenis musik dan tarian pergaulan yang digali dari kekayaan seni tradisi rakyat Nusantara, khususnya Jawa Barat. Meskipun termasuk seni tari kreasi yang relatif baru, jaipongan dikembangkan berdasarkan kesenian rakyat yang sudah berkembang sebelumnya, seperti Ketuk Tilu, Kliningan, serta Ronggeng.


http://ibnisakhiy.blogspot.com/
CALUNG
Calung adalah alat musik Sunda yang merupakan prototipe (purwarupa) dari angklung. Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan, cara menabuh calung adalah dengan memukul batang (wilahan, bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari awi wulung (bambu hitam), namun ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna putih). Pengertian calung selain sebagai alat musik juga melekat dengan sebutan seni pertunjukan. Ada dua bentuk calung Sunda yang dikenal, yakni calung rantay dan calung jinjing.


http://ibnisakhiy.blogspot.com/
TARI & IBING PENCAK SILAT
Salah satu aspek yang tidak kalah penting dalam pencak silat adalah aspek seni pencak silat, yang lebih populer di Jawa Barat dengan sebutan ibing namun tidak sedikit orang menyebut aspek seni pencak silat ini dengan istilah tari pencak silat padahal dalam kenyataan yang sebenarnya bahwa istilah ibing pencak silat dengan istilah tari pencak silat mempunyai pengertian yang berbeda. Ibing Pencak Silat mempunyai pengertian yang lebih mendalam dibanding tari pencak silat, karena dalam ibing pencak silat selain ada unsur keindahan gerak di dalamnya, mempunyai tujuan akhir menjatuhkan lawan, sehingga dalam ibing pencak silat unsur beladirinya lebih menonjol. Sedangkan istilah tari lebih ditekankan pada unsur keindahannya saja tidak ada unsur beladirinya, seperti tari-tarian yang sering kita lihat.

http://ibnisakhiy.blogspot.com/
ANGKLUNG
Sejak Angklung adalah sebuah alat atau waditra kesenian yang terbuat dari bambu khusus, yang ditemukan oleh Bapak Daeng Sutigna sekitar tahun 1938. Ketika awal penggunaannya angklung masih sebatas kepentingan kesenian lokal atau tradisional. Namun karena bunyi-bunyian yang ditimbulkannya sangat merdu dan juga memiliki kandungan lokal dan internasional seperti bunyi yang bertangga nada duremi fa so la si du dan daminatilada, maka angklung pun cepat berkembang, tidak saja dipertunjukan lokal tapi juga dipertunjukan regional, nasional dan internasional. Bahkan konon khabarnya pertunjukan angklung pernah digelar dihadapan Para pemimpin Negara pada Konferensi Asia Afika di Gedung Merdeka Bandung tahun 1955.
Sepeninggal Daeng Sutigna kreasi kesenian angklung diteruskan oleh Mang Ujo dan Erwin Anwar. Bahkan Mang Ujo telah membuat pusat pembuatan dan pengembangan kreasi kesenian angklung yang disebut ‘Saung angklung Mang Ujo” yang berlokasi di Padasuka Cicaheum Bandung. Salah satu program yang ia lakukan khususnya untuk mempertahankan kesenian angklung adalah memperkenalkan angklung kepada para siswa sekolah, mulai TK, sampai dengan tingkat SLTA dan bahkan telah menjadi salah satu kurikulum pada pada mata pelajaran lokal. Kini Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010.

Sabtu, 04 Mei 2013

jajanan tradisional bandung

jajanan bandung :.
  COLENAK alias Dicocol enak
Colenak adalah singkatan dicocol enak (bahasa sunda),merupakan makanan yang dibuat dari peuyeum (tape singkong) yang dibakar kemudian disajikan dengan saus yang terbuat dari parutan kelapa dan gula merah. Makanan khas Bandung yang masih bertahan meski saat ini agak jarang yang menjualnya. Karena kandungan gula di dalam tape maka tape tersebut mudah gosong, meski ini adalah bagian yang terenak bagi beberapa orang.

BANDROS
kue bandros adalah salah satu jajanan khas dari sukabumi. berbahan dasar kelap membuat jajanan ini gurih dan cocok buat teman minum teh
BAJIGUR
Bajigur adalah minuman hangat khas masyarakat Sunda dari daerah Jawa Barat, Indonesia. Bahan utamanya adalah gula aren, dan santan. Untuk menambah kenikmatan dicampurkan pula sedikit jahe, garam dan bubuk vanili.
Minuman yang disajikan panas ini biasa dijual dengan menggunakan gerobak yang menyertakan kompor. Bajigur paling cocok diminum pada saat cuaca dingin dan basah sehabis hujan. Makanan yang sering dihidangkan bersama bajigur adalah pisang rebus, ubi rebus, atau kacang rebus.
 
Bandrek
Bandrék adalah minuman tradisional orang Sunda dari Jawa Barat, Indonesia yang dikonsumsi untuk menaikkan kehangatan tubuh. Minuman ini biasanya dihidangkan pada cuaca dingin, seperti di kala hujan ataupun malam hari. Bahan dasar bandrék yang paling penting adalah jahe dan gula merah, tapi daerah-daerah tertentu menambahkan rempah-rempah tersendiri untuk memperkuat efek hangat yang diberikan bandrék, seperti serai, merica, pandan, telur ayam kampung, dan sebagainya. Susu juga dapat ditambahkan tergantung dari selera penyajian. Banyak orang Indonesia percaya bahwa bandrék dapat menyembuhkan penyakit ringan sepertisakit tenggorokan. Ada juga bandrék yang dikhususkan untuk orang dewasa karena efek panasnya.
Kepopuleran bandrék di Indonesia telah membuat minuman ini tersedia di pasaran dalam kemasan bubuk instan berbagai merk. Tidak jarang versi instan ini dikombinasikan dengan kopi dalam kemasan tersebut.

Surabi oncom
Serabi kadang disebut srabi atau surabi merupakan salah satu makanan ringan atau jajanan pasar yang berasal dari Indonesia. Serabi serupa dengan pancake (pannekoek atau pannenkoek) namun terbuat dari tepung beras (bukan tepung terigu) dan diberi kuah cair yang manis (biasanya dari gula kelapa). Kuah ini bervariasi menurut daerah di Indonesia. Daerah yang terkenal dengan kue serabinya adalah Jakarta, Bandung, Solo, Pekalongan dan Purwokerto yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Ada juga surabi Arab yang terkenal karena keunikannya yang terdapat di kota bogor

Awug
Awug, apa yang ada dipikiran anda ketika mendengar nama yang satu ini? Awug adalah jajanan khas sunda yang terbuat dari tepung beras yang dikukus bersama gula merah sehingga menciptakan rasa manis khas Indonesia.
Gemblong
makanan khas tradisional sunda, camilan yang tebuat dari ketan yang di lumusi gula merah cair dan di tunggu hingga mengeras. rasanya gurih dan manis biasanya sangat nikmat kalo di nikmati dengan segelas teh panas.
Wajit
Wajit adalah suatu penganan yang terbuat dari beras ketan, gula merah dan kelapa yang dimasak menjadi satu. Wajit merupakan oleh-oleh asli Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Ada banyak macam wajit, tapi wajit Cililin memiliki keunikan tersendiri karena dibungkus dengan cangkang buah jagung.

Ali agrem
Ali Agrem merupakan makanan sejenis kue tradisional yang terbuat dari tepung beras. Rasanya manis dan enak, bentuknya menyerupai Donat tapi lebih kecil. Bisa dibilang makanan ini adalah Donat-nya Indonesia, jadi yang “bulet-bulet bolong tengah’e” bukan donat saja, Ali agrem juga. 
Dinamai Ali Agrem karena bentuknya seperti Ali atau Cincin yang melingkar. Ali Agrem ini merupakan makanan tradisional yang sangat unik. Biasanya disuguhkan untuk tamu-tamu atau saat ada pesta perkawinan.

Ketan bakar
Ketan bakar begitulah masyarakat Bandung mengenalnya. Makanan yang terbuat asli dari ketan ini merupakan salah satu jenis makanan khas Jawa Barat. Biasanya ketan bakar selalu berbentuk persegi yang disugukan melalui proses pembakaran terlebih dahulu, karena menyantap ketan bakar lebih nikmat apabila ketan bakar masih dalam keadaan hangat. Sesuai dengan namanya ketan bakar. Ketan dengan bentuk persegi yang terlebih dahulu dibakar menggunakan arang sampai bewarna kecoklatan dan biasanya ketan yang sudah bewarna kecoklatan sudah matang. Apalagi menyantap ketan bakar nikmatnya selagi hangat

Cimol
Cimol adalah jajanan khas Bandung yang terbuat dari tepung kanji. Cimol berasal dari bahasa Sunda yaitu “aci digemol”, yang berarti tepung kanji dibuat bulat-bulat. Cara membuatnya sangat sederhana, yaitu tepung kanji dibuat bulat-bulat lalu digoreng. Setelah jadi, cimol pun diberi bumbu dengan beraneka varian rasa. Semula cimol hanya dibumbui dengan saus kacang, namun dalam perkembangannya terdapat pula bumbu keju, awam bawang, pizza pedas, barbeque, dan sebagainya. Dengan cara pembuatannya yang sederhana ini, tak heran banyak sekali pedagang yang menjual cimol di gerobak. Cimol paling enak disajikan pada saat hangat 

Goyobod 
Es goyobod tak jauh berbeda dengan es campur yang selama ini banyak dikenal. Goyobod adalah salah satu isi utama minuman ini, yang mirip seperti agar-agar warna-warni.
Penyajian es goyobod sungguh menggoda. Dikombinasikan dengan manis gula aren, lembutnya serutan kelapa muda, dingin pasrahan batu es, sensasi roti tawar, kolang-kaling, mutiara dan siraman susu kental manis di atasnya, membuat sajian semakin cantik. Benar-benar sajian yang nikmat dan bergizi.
Uniknya, ketebalan serutan kelapa muda dapat mempengaruhi rasa yang didapatkan. Makin tipis serutan, makin nikmat rasanya. Tergantung keahlian penjual dalam mengolah kelapa muda.

Burayot
Burayot berasal dari kata dasar gayot, ngagayot. Terjemahan bebasnya: menggelantung, menggayut. Bahan dasarnya ga jauh beda dengan kue cucur, tepung beras dan gula merah. Adonan dibentuk bulat pipih, mirip martabak telor tapi tidak terlalu tipis, lalu digoreng. Nah pada saat digoreng itu adonan akan menggelembung. Lalu, ujung atas gelembungnya di tusuk dengan bilah bambu runcing dan ditarik. Jadinya tu kue ngglayut deh
 

Kamis, 02 Mei 2013

bangga dengan smk angkasa 2 margahayu

Prakata Tujuan pendidikan sekolah menengah kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan,pengetahuan,kepribadian,ahlak mulia dan keterampilan untuk gidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kompetensinya. Mengingat hal tersebut SMK ANGKASA 2 MARGAHAYU yang telah berdiri sejak tahun 1979 perlu kiranya ikut serta dalam mempersiapkan tenaga terampil dalam bidang administrasi perkantoran (sekretaris) dan pemasaran (marketing) melalui pendidikan yang berbaris kompetensi,pendidikan sistem ganda dan penanaman jiwa entrepreneurship yang akan melahirkan lulusan yang kompeten berkualitas mandiri dan siap untuk di terjunkan di dunia usaha dan masyarakat sesuai dengan tuntunan jaman dan era globalisasi. Visi dan Misi Visi : Menjadi lembaga pendidikan dan latihan kejuruan untuk mengembangkan SDM yang memiliki pengetahuan,sikap, dan keterampilan dalam bidang bisnis manajemen yang siap memasuki dunia kerja. Misi: a.mewujudkan institusi tempat diklat kejuruan bisnis manajemen dalam menyelenggarakan program keahlian administrasi administrasi perkantoran dan pemasaran b.Menyiapkan calon tenaga kerja profesional sesuai perkembangan dunia usaha c.Menyelenggarakan pembinaan dan penanaman jiwa entepeuneur agar siap memasuki dunia kerja dan mampu membuka usha sendiri d.Menyelenggarakan diklat bisnis manajemen bersertifikasi Kompetensi Keahlian A.Pemasaran Ruang lingkup pekerjaan bagi lulusan kompetensi keahlian pemasaran adalah jenis pekerjaan dan atau profesi yang relevan dengan kompetensi antara lain : 1. Kepramuniagaan 2. Kasir/kolektor 3. Pengantar/ delivery service 4. Peritel/ritel 5. Administrasi penjualan B.Administrasi perkantoran Ruang lingkup pekerjaan bagi lulusan program administrasi perkantoran adalah jenis pekerjaan dan atau profesi yang relevan dengan kompetensi anatara lain : 1. ICT (information,communication and telecomunication) 2. Receptionist 3. Cleerical work/ketatausahaan Sarana dan Fasilitas SMK ANGKASA 2 adalah kampus yang asri jauh dari kebisingan sangat kondusif sebagai tempat belajar pengembangan sarana dan prasarana terus di tingkatkan untuk menunjang kompetensi siswa. 1. Lab.pemasaran 2. Lab.administrasi perkantoran 3. Lab.komputer dan internet 4. Lab.busana/teknik menjahit 5. Lab.bahasa 6. Perpustakaan 7. Sarana olahraga Kerjasama dunia usaha dan industri Bidang garapan ini dibawah wakasek hubind.Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sekolah dengan industri.Praktek kerja lapangan diberikan kepada siswa sebagai pendidikan sistem ganda dengan industri.Di akhir pendidikan diadakan job fair dan recruitment tenaga kerja yang diselenggarakan khusus oleh BKK(bursa kerja khusus) SMK ANKASA 2 untuk para siswa dan alumni.Perusahaan-perusahaan datang ke sekolah menyelenggarakan recruitmen khusus dan sebelum siswa mendapatkan ijasah .Dunia kera sudah menyambut mereka. Perusahaan antara lain : 1. ISI(ikatan sekretaris indonesia) 2. Pemda kab.bandung 3. Griya jogja 4. Hypermart MTC 5. Pt.mandom indonesia 6. Bank BJB 7. PT.INTI 8. Perusahaa dan retail lainnya 9. Giant supermarket Kegiatan pengembangan diri SISWA ANGKASA 2 MARGAHAYU tidak hanya dibekali kompetensi bidang keahlian bisnis manajemen semata-mata kepribadian,keterampilan,dan etos kerja di kembangkan melalui organisasi siswa dibawah osis SMK ANGKASA 2 MARGAHAYU.Banyak prestasi bermunculan hasil binaan para pembina terbaik SMK ANGKASA 2 MARGAHAYU 2.Hasilnya adalah sederet prestasi tiap tahun di peroleh oleh siswa dari setiap kegiatan yang diikutinya.Mulai dari kejuruan tingkat lokal hingga di kancah nasional di hasilkan kegiatan-kegiatan yang dapat di ikuti anatara lain : • PMR • UKS • BROADCASTING • DRUM BAND • IRMA • NASYID • ENGLISH CLUB • FUTSAL • NAMPON • PASKIBRA • PRAMUKA • TAEKWONDO • TARI • DEGUNG •

Rabu, 27 Maret 2013

liburan

pada liburan skolah saya pergi ke dufan bersama keluarga di perjalanan saya terkejut sekali karena ada keramayan ternyata ada bentrok antara sekolah di jakarta syukur nya sekali langsung di atasi oleh bapa polisi dan saya tidak kenapa-kenapa kami pun langsung meneruskan perjalan kami ini laah cerita ku di liburan sekolah

Pasar Kaget Gasibu Bandung

Pasar Kaget Gasibu Bandung Bandung - Jika Anda berkunjung ke kota Bandung pada hari Minggu pagi, tidak usah heran, bila melihat keramaian dan kemacetan yang terjadi di depan Gedung Sate Bandung, tepatnya di seputar Lapangan Gasibu Bandung. Suasana di sini sangat ramai, karena hadirnya pasar dadakan atau sering disebut pasar kaget, yang dipenuhi oleh bermacam orang dari berbagai kalangan masyarakat. Pasar Gasibu yang diklaim sebagai pasar kaget yang terbesar di Bandung ini, hanya ada pada hari Minggu mulai pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 12.00 siang. Dari yang berjualan, berolahraga, sekedar jalan-jalan, mencari makanan ataupun ingin berbelanja berbaur menjadi satu di pasar ini. Barang yang dijual di sini juga beraneka ragam, mulai dari sayuran, hewan peliharaan, tas, pakaian, alat-alat elektronik serta pedagang yang menjajakan pakaian, baju dan celana dan berbagai macam aksesoris dengan harga murah. Biasanya kegiatan berolah raga lebih dikesampingkan karena biasanya kebanyakan sengaja datang untuk melihat-lihat sambil menikmati suasana pagi hari di Gasibu memang berniat untuk mencari makanan dan berbelanja di sini. Bagi para pecinta kuliner, pasar kaget Gasibu merupakan surganya makanan khas kaki lima, karena di sini tersedia berbagai macam jajanan dan makanan, seperti nasi tim ayam, bubur ayam, sate ayam, nasi bakar, nasi timbel, mie kocok, nasi goreng. Sate Jebred, Lontong Kari, Nasi Campur, Semur Jengkol, macam-macam Gulai, macam-macam buntil dan masih banyak lagi. Di sini juga tersedia berbagai macam cemilan seperti cireng isi, es durian, cakue, lumpia basah, serabi, telur bebek panggang, batagor, siomay dan berbagai macam kue. Tidak usah khawatir jika Anda datang ke sini dan belum sempat sarapan, karena banyak makanan dan minuman yang enak dan murah tersedia di sini. So...kalau Anda kebetulan sedang ke Bandung pada Minggu pagi, tidak usah bingung lagi ingin mencari daerah wisata yang murah meriah.Datang saja ke pasar kaget Gasibu.Selamat makan dan berbelanja.

Selasa, 24 April 2012

Exkul SMK ANGKASA 2 MARGAHAYU

SMK ANGKASA 2 MARGAHYU



LATAR BELAKANG
Sesuai dengan misi dari SMK ANGKASA 2 MARGAHAYU yaitu  Unggul berprestasi berlandaskan IPTEK dan IMTAK maka berbagai usaha dilakukan untuk mewujudkannya salah satunya dengan mengikuti ajang kompetisi. Semua yang di harapkan memanglah tak mudah untuk diwujudkan mengingat  banyak sekali permasalahan yang di hadapi. Sekolah SMK ANGKASA 2 MARGAHAYU mulai dari jarak yang sangat jauh dan termasuk sekolah pinggiran memiliki fasilitas yang tidak memadai semisal untuk latihan Pertolongan Pertama dan Perawatan Keluarga biasanya meminjam peralatan berupa tas PP, bidai dan lain lainnya kepada kakak PMR WIRA terlebih dahulu, dan apabila bersamaan pemakaiannya biasanya di lakukan latihan bersama, karna untuk sementara ini tidaklah memiliki peralatan sendiri.
Walaupun banyak kendala yang di hadapi tapi tidaklah menyurutkan semangat  untuk terus bisa berkompetisi dengan sekolah lainnya yang mungkin saja lebih baik dan lebih berpengalaman.
Sekolah yang terletak di jalan dakota blok B  pengetahuan dan pengalaman  yang masih seumur jagung tak membuat perasaan rendah diri , itu semua tak lepas dari peran Pembina dan guru guru  SMK ANGKASA 2 MARGAHYU yang selalu memotivasi  semua kegiatan yang dilakukan.
            Keterbatasan bukanlah sebuah penghalang dengan semangat kesatuan dan motivasi dari semua pihak tentunya akan menjadikan sesuatu yang lebih baik, untuk saat ini harapan hanya berupa bantuan dari semua pihak terutama para Kakak PMI cabang Jember agar bersedia meluangkan waktu berkunjung ke PMR SMK ANGKASA 2 MARGAHAYU  memastikan bahwasanya PMR SMK ANGKASA 2 MARGAHAYU juga pantas dibina karna semangat kepalangmerahan sudah menjiwai semua anggotanya, mengingat  peran serta PMR sangat berarti bagi sekolah dan masyarakat pada umumnya

            Palang Merah Remaja SMK ANGKASA 2 MARGAHAYU memiliki banyak sekali nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, mendidik pribadi yang luhur penuh dengan semangat jiwa kemanusiaan, menjadikan generasi berprestasi bagi sekolah dan bangsanya.
            Melalui ekstra PMR ini Siswa-siswi yang mempunyai hobi dan cita – cita sebagai petugas kesehatan dapat menyalurkan bakatnya tersebut, karena selain menerima materi para siswa-siswi juga langsung bisa praktek disekolah dan langsung mendapat pengawasan dari Dinas kesehatan setempat yang dalam hal ini adalah PUSKESMAS.
               Di dalam lingkungan
SMK ANGKASA 2 MARGAHAYU itu sendiri PMR  berusaha melakukan hal yang dapat dijadikan contoh untuk kemudian diterapkan oleh para siswa umumnya dalam masyarakat, contohnya adalah mensosialisasikan gerakan 3M , Menguras, Menutup, Mengubur, memberantas sarang nyamuk Aides aegipty karena pada saat itu merebak wabah penyakit  Demam Berdarah, walaupun kegiatan itu hanya meliputi area lingkungan sekolah tidak menutup kemungkinan suatu saat  akan diadakan kegiatan serupa pada lingkungan masyarakat sekitar.
          Semua yang di harapkan oleh PMR SMK ANGKASA 2 MARGAHAYU memanglah tak mudah untuk diwujudkan mengingat  banyak sekali permasalahan yang di hadapi., mulai dari jarak yang sangat jauh dan termasuk sekolah pinggiran memiliki fasilitas yang kurang memadai semisal perlalatan Pertolongan Pertama dan Perawatan Keluarga, untuk sementara  biasanya PMR SMK ANGKASA 2 MARGAHAYU meminjam peralatan semisal, tas PP beserta isinya, bidai, tandu sedangkan untuk peralatan lainnya digunakan barang substitusi yang sangat sederhana.
Walaupun banyak kendala yang di hadapi tapi tidaklah menyurutkan semangat  untuk terus bisa berkompetisi dengan sekolah lainnya yang mungkin saja lebih baik dan lebih berpengalaman, hal itu membuktikan bahwasanya
Sekolah yang terletak di di jalan dakota blok B mempunyai, pengetahuan dan pengalaman  yang masih seumur jagung tak membuat perasaan rendah diri , itu semua tak lepas dari peran Pembina dan guru guru  SMK ANGKASA 2 MARGAHYU  yang selalu memotivasi  semua kegiatan yang dilakukan.

II. Maksud & Tujuan  
  II.a. Maksud
Dengan tidak mengurangi rasa hormat, bahwa maksud dari pengajuan peroposal ini adalah, terjalinnya sebuah hubungan yang baik antara kegiatan PMR dengan aktivitas siswa disekolahan dalam usaha mengaktifkan UKS . Dengan  hubungan baik tersebut kami berharap adanya pemberian bantuan (donasi) dari sekolahan kepada PMR, sehingga setiap program yang sedang dan akan dilaksanakan di PMR berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi semua pihak.

  II.b. Tujuan
  • Terjalin hubungan yang baik antara sekolahan dan warga sekitar
  • Menambah jumlah peralatan, perlengkapan dan obat-obatan.
  •  Memberikan ruang gerak lebih luas, dalam meyalurkan kemampuan dan bakat siswa dalam ilmu kesehatan.
  • Terciptanya kondisi yang ramah lingkungan melalui kegiatan kebersihan  lingkungan.

III. Kegiatan
 PMR memiliki program dasar sebagai awal dari kegiatan, yang nantinya akan dikembangkan sesuai kondisi dan situasi lokal. Saat ini kegiatan meliputi program kegiatan jangka panjang dan jangka pendek sebagai berikut : 


A. Program dan kegiatan Jangka Panjang
 Program dan kegiatan jangka panjang yang dimaksud adalah kegiatan yang bersifat terus menerus di laksanakan dan dikembangkan dengan menyesuaikan kepada program jangka pendek, meliputi: 

1. Persiapan mengikuti JUMBARA tingkat Kabupaten atau Karisidenan

2. Pemberdayaan Kebersihan Lingkungan Sekitar Masyarakat Sekolah



Smk Angkasa 2 Margahayu Lanud Sulaiman

 Guru : Bapak Sukaendi
 Lahir  : Bandung 19 November 1981
     Pendiri pertama PMR Pak Dian pada tahum 1995 dan pak Johan pada tahun 2001 dilanjut oleh Pak      Sukaendi . 11 tahun berada di smk angkasa 2, yang memegang sebagai pembina pmr.
Tingkat Wira / Tingkat Senior : Bertugas untuk Mengembangkan TriBakti

 PMR
Tingkat Media :
Tinkat Mula : 1. Berbakti kepada Masyarakat
                     2. Mempertinggi nilai keterampilan
                     3. Mempererat tali persaudaraan
Materi-materi yang di pelajari : P3k dan Tandu

Anggota Pmr : kelas XI  = 9 Orang
                      kelas  X    = 13 Orang         
Pada saat pelantikan terdapat kegiatan tes untuk semua materi, mental, dan yang terpenting HRK ( Timbauan Rasa Kemanusiaan .
Pada awalnya mengikuti pelantikan dan mengisi materi, kemudian pembina sebelumnya meminta agar menjadi pembina PMR di SMK Angkasa 2.
Tim Kab.Bandung pada tahun 1997
Pada awalnya P3K dan Tandu 2003/2004 di rubah menjadi PP.
Materi untuk Wira :
 1. Materi kepalang merahan gerakan palang merah ( tanda/lambang) sejarah
 2. PP
 3. Kesehatan dan senitasi pk
 4. Kesehatan Remaja ( PLS ) remaja sebaya
 5. Kepemimpinan seperti PBB
 6. Donor Darah
Harapan :
1.Kesadaran dari generasi muda (pelapelajar ) tentang peran serta dalam kegiatan kepeduliaan terhadap      sesama yang membutuhkan soial kemanusiaan
2. untuk pmr dan pmi bisa lebih maju dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pelayanan sosial bagi bencana dll.
3. siswa smk angkasa 2 ini lebih bisa mengasah kemampuan tentang materi kepalang merahan untuk di amalkan ke sekolah itu sendiri juga berguna bagi masyarakat sekitar

Materi-materi  yang di pelajari untuk tingkatan wira adalah sebagai berikut : 
  • Materi ke palang merahan, gerakan palang merah (tanda atau lambang) dan sejarahnya 
  • PP pada awalnya adalah P3k namun pada tahun 2003 dan 2004 di ganti menjadi PP 
  • Kesehatan dan sanitasi (PK) 
  • Kesehatan remaja (PLS/pendidikan remaja sebaya) 
  • Kepemimpinan 
  • Donor darah 
  • Siaga bencana

Jumat, 11 Maret 2011

Pengembangan Diri (PMR dan UKS)


Terbit pada 31 Maret 2012 - 12:00 WIB
Laporan: Redaksi
Ilustrasi
Ilustrasi
KEBUMEN, (TubasMedia.Com) – Orientasi pembina Orientasi Pembina PMR) yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kebumen baru-baru ini diikuti oleh pembina dari perwakilan sekolah-sekolah SLTP-SMA se Kabupaten Kebumen.
Pembinaan dilaksanakan di Aula Gedung SMA Negeri 2 Kebumen, dan dibuka oleh Ketua PMI Cabang Kebumen, Drs. Eko Widiyanto.
Drs Eko mengatakan kepada tubasmedia.com bahwa tujuan diadakan pembinaan ini untuk memberikan bekal setiap pembina PMR agar lebih memahami dan mengerti sebagai bekal ilmu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di masing-masing sekolah mulai dari teori sampai praktik.
Pengurus PMI Kabupaten Kebumen., Wikan Tris Junanto, S.Sos menambahkan, orientasi pembinaan PMR adalah kegiatan berbasis kompetensi, managemen dan pembinaan para kader-kader, pembina PMR melalui lembaga pendidikan negeri maupun swasta.
Orientasi pembinaan PMR diikuti 46 peserta, terdiri dari pembina PMR, perwakilan sekolah SLTP, SLTA se-Kabupaten Kebumen. Jadwal kegiatan dimulai sejak pagi sampai malam, sekaligus dikarantina selama 3 hari

1.SEJARAH PALANG MERAH INTERNASIONAL

SEJARAH PALANG MERAH

PALANG MERAH INTERNASIONAL
 ARTI PALANG MERAH : Suatu perhimpunan yang anggotanya memberikan pertolongan secara sukarela kepada setiap manusia yang sedang menderita tanpa membeda – bedakan bangsa, golongan, agama dan politik.
SEJARAH
Berawal dengan pecahnya perang antara pasukan Perancis dan Italia melawanAustria
pada tahun 1859 di Selferino (Italia Utara), Henry Dunant menyaksikan terjadinya perang tersebut dimana banyak korban perang yang tidak mendapat pertolongan, sehingga timbul ide atau gagasan untuk memberi pertolongan kepada korban perang tersebut. Pengalaman selama beberapa hari bergelut di
medan
perang, ia tuangkan di dalam buku yang ditulisnya pada tahun 1962 bejudul “ A Memory of Solferino “ (Kenangan di Solferino). Buku tersebut berkisah tentang kondisi yang ditimbulkan oleh peperangan dan mengusulkan agar dibentuk satuan tenaga sukarela yang bernaung di bawah suatu lembaga yang memberikan pertolongan kepada orang yang terluka di
medan
perang.
1. KOMITE INTERNASIONAL PALANG MERAH ( KIPM )
(International Committee of the Red Cross)

Latar belakang berdirinya

Buku kenangan di Solferino (a memory of solferino) sangat menarik perhatian masyarakat diantaranya 4 orang penduduk Jenewa, yaitu :
1. General Dufour 3. Dr. Theodore Maunoir
2. Dr. Louis Appia 4. Gustave Moynier
4 orang tersebut bersama Henry Dunant membentuk Komite Lima
(1963), mereka merintis terbentuknya KIPM yang kemudian menjadi Internasional Committee of the Red Cross (ICRC). Pada tanggal 22 agustus 1864 atas prakarsa ICRC, pemerintah Swiss menyelenggarakan suatu konferensi yang diikuti oleh 12 kepala negara yang menandatangani perjanjian Internasional yang dikenal dengan :

KONVENSI JENEWA I

  • Tentara yang terluka atau sakit harus diobati.
  • Sebagai penghargaan terhadap negara Swiss, maka lambang perlindungan menggunakan tanda Palang Merah di atas dasar putih, yang terjadi dengan mempertukarkan warna – warna federal. Lambang ini hendaknya dipakai untuk Rumah Sakit, Ambulance dan para petugas penolong dimedanperang/konflik bersenjata.
Karena tanda Palang Merah diasumsikan mempunyai arti khusus, maka pada tahun 1876 simbol bulan sabit merah disahkan untuk digunakan oleh Negara-negara Islam. Kedua symbol tersebut memiliki arti dan nilai yang sama.
“Konferensi Internasional Palang Merah “ yang diselenggarakan 4 tahun sekali dan dihadiri oleh ICRC, Federasi, Perhimpunan Nasional dan Pemerintah peserta peratifikasi Konvensi Jenewa tahun 1949. Pertemuan itu membahas persoalan – persoalan umum dan menampung usul – usul serta resolusi di samping mengambil keputusan.Para
peserta konferensi memilih anggota Standing Commission (Komisi Tetap) yang bersidang pada waktu diantara dua konferensi Internasional.

2. FEDERASI INTERNASIONAL PALANG MERAH DAN BULAN SABIT MERAH (IFRC)
(International Federation of The Red Cross)

 Latar belakang berdirinya

Dengan berakhirnya Perang Dunia I, berbagai epidemi penyakit berjangkit bencana kelaparan menjalar. Melihat kenyataan itu, Henry P. Davidson warga negara Amerika, merasa perlu mendirikan suatu organisasi yang menangani masalah bantuan tersebut. Organisasi ini resmi didirikan pada tanggal 5 Mei 1919 dalam suatu Konferensi Kesehatan Internasional di Cannas Perancis. Palang Merah Indonesia
termasuk anggota ke 68.

Organisasi

BADAN TERTINGGI ORGANISASI :
Badan tertinggi penentuan kebijaksanaan adalah disebut General Assembly Board of Gevernors”. General Assembly atau sidang umum dihadiri oleh wakil-wakil dari semua anggota federasi dan bersidang tiap 2 tahun, Presiden Federasi dipilih tiap 4 tahun. Jika General Assembly tidak besidang, maka kebijakan tertinggi dilaksanakan oleh “Executive yang aggotanya terdiri dari 16 Perhimpunan Nasional (dipilih berdasarkan letak goegrafis), Presiden dan Sekjen Federasi.
3. PRINSIP – PRINSIP DASAR GERAKAN PALANG MERAH DAN BULAN SABIT MERAH INTERNASIONAL
Semua kegiatan kemanusiaan dilandasi oleh 7 prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Ketujuh prinsip ini disahkan dalam Konferensi Internasional Palang Merah ke XX di Wina tahun 1965. Ketujuh prinsip ini juga disahkan dalam Munas XIV Palang Merah Indonesia di Jakarta pada tahun 1986.
1. KEMANUSIAAN ( Humanity )
Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional didirikan berdasarkan keinginan memberikan pertolongan tanpa membedakan korban terluka di dalam pertempuran, berupaya dalam kemampuan bangsa dan antar bangsa, mencegah dan mengatasi penderitaan sesama manusia. Palang Merah menumbuhkan saling pengertian, kerjasama dan perdamaian abadi bagi sesama manusia.
2. KESAMAAN ( Impartiality )
Gerakan ini tidak membuat perbedaan atas dasar kebangsaan, kesukuan, agama/kepercayaan tingkatan atau pandangan politik. Tujuannya semata – mata mengurangi penderitaan manusia sesuai dengan kebutuhannya dan mendahulukan keadaan yang paling parah.
3. KENETRALAN ( Neutrality )
Agar senantiasa mendapat kepercayaan dari semua pihak, gerakan ini tidak boleh memihak atau melibatkan diri dalam pertentangan politik, kesukuan, agama atau idiologi.
4. KEMANDIRIAN (Independence
)
Gerakan ini bersifat mandiri. Perhimpunan Nasional disamping membantu Pemerintahannya dalam bidang kemanusiaan, juga harus mentaati peraturan negaranya, harus selalu menjaga otonominya sehingga dapat bertindak sesuai dengan prinsip – prinsip gerakan ini.
5. KESUKARELAAN ( Voluntary Service )
Gerakan ini adalah gerakan pemberi bantuan sukarela, yang tidak didasari oleh keinginan untuk mencari keuntungan apapun.
  1. KESATUAN ( Unity )
Didalam suatu negara hanya ada satu Perhimpunan Palang Merah atau Bulan Sabit Merah yang terbuka untuk semua orang dan melaksanakan tugas kemanusiaan di seluruh wilayah.
7. KESEMESTAAN ( Universality )
Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional adalah bersifat semesta. Setiap perhimpunan mempunyai hak dan tanggung jawab yang sama dalam menolong sesama manusia.
KOMITE INTERNASIONAL PALANG MERAH (KIPM)
FEDERASI INTERNASIONAL PALANG MERAH DAN BULAN SABIT MERAH
PERHIMPUNAN PALANG MARAH dan BULAN SABIT MERAH NASIONAL
Internasional Committee of the Red Cross (ICRC)
§ Markas Besar di Jenewa, anggota dewan ekskutifnya maksimal 25 orang warga negara Swiss.
§ TUJUAN :
Menjadi perantara NETRAL mengenai hal kemanusiaan dalam pertikaian politik, perang saudara dan kerusuhan dalam negeri.
§ TUGAS
Memberikan perlindungan kepada korban militer maupun sipil sebagai akibat konflik bersenjata, gangguan dan ketegangan dalam negeri.
Petugas KIPM mengunjungi tawanan perang/tawanan politik untukberdialog tanpa saksi sehingga dapat diperoleh gambaran yang nyata tentang kondisi penahanan juga membantu menyampaikan berita keluarga. Laporan tersebut bersifat rahasia.
§ Memberikan bantuan (sandang, pangan medis dan sanitasi) kepada korban konflik bersenjata tersebut.
§ Melakukan pencarian pada saat terjadi konflik bersenjata maupun sesudahnya. Mencari berita sampai mempersatukan keluarga yang terpisah akibat perang.
§ Melakukan PENYEBARLUASAN HPI dan prinsip – prinsip dasar gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dengan tujuan menganjurkan penghormatan bagi kelompok non-kombatan (tentara yang luka, tawanan serta warga sipil). Disamping membatasi kekejaman, pengrusakan dan mempermudah bantuan yang segera, netral serta tidak memihak kepada para korban konflik bersenjata.
§ Dana, sumbangan sukarela dari pemerintah dan Perhimpunan Nasional.
International Federation of the Red Cross and Red Crescent society.
§ Markas Besar di Jenewa. Secretariat Federasi dipimpin oleh Sekjen mempunyai pegawai yang terdiri dari bermacam – macam bangsa.
§ Tujuan :
Mencegah dan meringankan penderitaan manusia melalui kegiatan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah nasional yang merupakan sumbangan untuk perdamaian.
§ Tugas :
1. Menggiatkan PEMBENTUKAN dan pengembangan PERHIMPUNAN NASIONAL di seluruh dunia. Federasi juga bertindak sebagai perantara, koordinator antara Perhimpunan Palang Merah Internasional.
2. Memberikan saran dan membantu Perhimpunan Nasional dalam meningkatkan, mengkoordinasi BANTUAN Internasional untuk KORBAN BENCANA ALAM dan PARA PENGUNGSI di luar daerah pertikaian, seringkali dengan melancarkan permintaan bantuan ke seluruh dunia.
3. Mengembangkan pembentukan rencana KESIAPSIAGAAN NASIONAL terhadaP BENCANA ALAM.
4. Menggiatkan dan mengkoordinasi pertukaran gagasan kemanusiaan bagi pendidikan anak dan remaja diantara Perhimpunan Nasional demi membina hubungan baik antara remaja di seluruh dunia.
5. Membantu ICRC menyebarluaskan HPI dan PRINSIP – PRINSIP DASAR GERAKAN PALANG MERAH dan BULAN SABIT MERAH.
§ Dana, iuran tahunan dari anggota dan sumbangan sukarela untuk bantuan dan pengembangan.
Perhimpunan Nasional harus mendapat pengakuan dari KIPM, baru sah menjadi anggota federasi. Juga harus diakui oleh Pemerintahannya sebagai Perhimpunan penolong yang bersifat sukarela dan turut membantu Pemerintah. Sampai tahun 1992 anggota federasi ada 153 negara, PMI termasuk anggota ke-68.
§ Tugas :
Beraneka ragam tergantung kebutuhan negara yang bersangkutan, antara lain :
1. Memberikan bantuan darurat
2. Pelayanan kesehatan
3. Bantuan sosial bagi perorangan maupun kelompok
4. Latihan P3K
5. Melatih tenaga perawat
6. Transfusi darah
7. Pembinaan remaja
8. Di masa perang, membantu tawanan, pengungsi dan kaum interniran.
HUKUM PERIKEMANUSIAAN INTERNASIONAL ( H P I )
( Internasional Humaniterian Law )
Definisi :
HPI adalah bagian dari hukum internasional yang memberikan perlindungan terhadap anggota angkatan perang yang luka, sakit, dan tidak dapat lagi ikut dalam peperangan serta penduduk sipil yang tidak ikut berperang. Selain itu juga mengatur metode perang.
Maksud dan tujuan adanya HPI :
Mengatur perang yang terjadi lebih manusiawi, bila perang itu tidak terhindarkan, menentukan orang – orang yang tidak ikut dalam peperangan atau tidak dapat lagi ikut dalam peperangan hendaknya dianggap manusia biasa yang patut dihargai dan diperlakukan secara manusiawi.
Sasaran penyerangan hanya boleh dilakukan terhadap obyek militer dan bukan obyek sipil. HPI sangat erat kaitannya dengan Palang Merah, dimulai dengan lahirnya Konvensi Jenewa 1864 ( pertama ). Konvensi Jenewa telah dilengkapi dan diperbaiki pada tahun 1906, 1928, 1949 dan 2 protokol ditambahkan pada konvensi tersebut ditahun 1977.
4 konvensi Jenewa 1949 :
Konvensi I : Perlindungan terhadap korban angkatan perang di darat yang luka
dan sakit, petugas kesehatan serta petugas dibidang agama.
Konvensi II : Perlindungan terhadap korban angkatan perang di laut, petugas
kesehatan,
petugas agama serta kapal perang yang kandas.
Konvensi III : Perlindungan terhadap tawanan perang.
Konvensi IV : Perlindungan terhadap orang – orang sipil di masa perang.
Karena ke 4 Konvensi tersebut belum mencakup perlindungan terhadap semua penderita yang diakibatkan oleh pertikaian, maka pada tahun 1977 dikeluarkan 2 protokol :
Protokol I : diterapkan pada konflik bersenjata internasional.
Protokol II : diterapkan pada konflik non internasional.
Tiap negara di dunia ikut mengesahkan dan menyetujui konvensi tersebut. Sekarang lebih dari 160 negara telah ikut menjadi peserta Konvensi Jenewa tahun 1942.
HPI perlu disebarluaskan :
Sesuai ketentuan, negara penandatanganan Konvensi Jenewa 1949 dan Protokol I dan II 1977, mentaati dan menjamin, bahwa isi Konvensi tersebut diketahui dengan sebaik – baiknya terutama oleh angkatan perang, Dinas Kesehatan dan Rohaniawan ( golongan ini mempunyai hak dan kewajiban dalam Konvensi Jenewa ). Masyarakat dan penduduk sipil juga harus memahami HPI ini, agar mereka juga mengetahui hak – hak serta kewajiban dimasa pertikaian bersenjata. Kegiatan perikemanusian Palang Merah untuk menolong dan melindungi korban perang merupakan hak dan kewajiban dibawah ketentuan Konvensi Jenewa 1949. Kegiatan ini harus semata – mata bertujuan menolong korban perang sebagai manusia, terlepas dari pertimbangan politik atau militer. Untuk itu PMI turut menyebar luaskan HPI, terutama untuk kalangan PMI, yang dilakukan bersama dengan penyebarluasan prinsip – prinsip Palang Merah.



PALANG MERAH INDONESIA
Seperti Palang Merah Internasional, lahirnya PMI juga berkaitan dengan kancah peperangan, diawali pada :
A. MASA SEBELUM PERANG DUNIA II
1. 21 Oktober 1873 Nederlands Rode Kruis Afdeling Indie ( NERKAI ) didirikan Belanda.
2. Tahun 1932 Dr. RCL Senduk dan Dr. Bahder Djohan merencanakan mendirikan badan PMI.
3. Tahun 1940 pada sidang konperensi NERKAI, rencana diatas ditolak karena menurut Pemerintah Belanda, rakyatIndonesia
belum mampu mengatur Badan Palang Merah Nasional.
B. MASA PENDUDUKAN JEPANG.
Dr. RCL Senduk berusaha lagi untuk mendirikan Badan PMI namun gagal, ditolak Pemerintah Dai Nippon.
C. MASA KEMERDEKAAN RI
1. 17 Agustus 1945 RI Merdeka.
2. 3 September 1945 Presiden Soekarno memerintahkan kepada Menteri Kesehatan Dr. Buntaran Martoatmodjo untuk membentuk Badan Palang Merah Nasional. Pembentukan PMI dimaksudkan juga untuk menunjukan pada dunia Internasional bahwa negaraIndonesia
adalah suatu fakta yang nyata.
3.
5 September 1945
Menkes
RI
dalam Kabinet I ( Dr. Boentaran ) membentuk Panitia 5 :
Ketua : Dr. R. Mochtar.
Penulis : Bahder Djohan.
Anggota : Dr. Djoehana.
Dr. Marzuki.
Dr. Sintanala.
4.
17 September 1945
tersusun Pengurus Besar PMI yang dilantik oleh Wakil Presiden RI Moch. Hatta yang sekaligus beliau sebagai Ketuanya.
D. MASA PERANG KEMERDEKAAN.
Pada masa itu peperangan terjadi dimana – mana, dalam usia muda PMI menghadapi kesulitan, kurang pengalaman, kurang peralatan dan dana. Namun orang – orang secara sukarela mengerahkan tenaganya, sehingga urusan Kepalangmerahan dapat diselenggarakan. Dari pertolongan dan bantuan seperti :
§ Dapur Umum ( DU ).
§ Pos PPPK ( P3K ).
§ Pengangkutan dan perawatan korban pertempuran.
§ Sampai penguburan jika ada yang meninggal.
Dilakukan oleh laskar – laskar Sukarela dibawah Panji Palang Merah yang tidak memandang golongan, agama dan politik.
Pada waktu itu dibentuk Pasukan Penolong Pertama ( Mobile Colone ) oleh cabang – cabang, anggotanya terdiri dari pelajar.
E. BEBERAPA PERISTIWA SEJARAH PMI
1. Tanggal 16 Januari 1950.
Dikeluarkan Keputusan Presiden RI No. 25 / 1950 tentang pengesahan berdirinya PMI.
2. Tanggal 15 Juni 1950.
PMI diakui oleh ICRC.
3. Tanggal 16 Oktober 1950.
PMI diterima menjadi anggota Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dengan keanggotaan No. 68.
F. NAMA – NAMA TOKOH YANG PERNAH MENJADI KETUA PMI
1. Ketua PMI ke 1 ( 1945 – 1946 ) : Drs. Moch. Hatta.
muh.hatta
2. Ketua PMI ke 2 ( 1945 – 1948 ) : Soetarjo Kartohadikoesoemo.
ketua 2
3. Ketua PMI ke 3 ( 1948 – 1952 ) : BPH Bintoro.
4. Ketua PMI ke 4 ( 1952 – 1954 ) : Prof. Dr. Bahder Djohan.
5. Ketua PMI ke 5 ( 1954 – 1966 ) : P. A. A. Paku Alam VIII.
6. Ketua PMI ke 6 ( 1966 – 1969 ) : Letjen Basuki Rachmat.
7. Ketua PMI ke 7 ( 1970 – 1982 ) : Prof. Dr. Satrio.
8. Ketua PMI ke 8 ( 1982 – 1986 ) : Dr. H. Soeyoso Soemodimedjo.
9. Ketua PMI ke 9 ( 1986 – 1992 ) : Dr. H. Ibnu Sutowo.
10. Ketua PMI ke 10 ( 1992 – 1998 ) : Hj. Siti Hardianti Rukmana.
11. Ketua PMI ke 11 ( 1998 – 2004 ) : Mari’e Muhammad.
12. Ketua PMI ke 12 (2004 – sekarang : Mari’e Muhammad
G. STRUKTUR ORGANISASI PMI
M U N A S
——————————————
PENGURUS PUSAT
M U S D A
——————————————
PENGURUS DAERAH
M U S C A B
——————————————
PENGURUS CABANG
M U S R A N
——————————————
PENGURUS RANTING
A N G G O T A
KETERANGAN : ————————– GARIS KOORDINASI
__________________ GARIS KOMANDO
Musyawarah Nasional adalah pemegang kekuasaan tertinggi didalam perhimpunan PMI, dihadiri oleh utusan – utusan Cabang, Daerah serta Pengurus Pusat. Diadakan tiap 4 tahun. Saat ini PMI memiliki 306 Cabang dari 31 Propinsi ( Daerah ).
TUJUAN PMI :
Meringankan penderitaan sesama manusia apapun sebabnya, dengan tidak membedakan golongan, bangsa, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
LAMBANG PMI :
1. PMI menggunakan lambang Palang Merah di atas dasar putih sebagai tanda PERLINDUNGAN sesuai dengan ketentuan Palang Merah Internasional,
2. Lambang PMI sebagai anggota Palang Merah Internasional adalah Palang Merah di atas dasar warna putih,
3. Lambang PMI sebagai Perhimpunan Nasional adalah Palang Merah di atas dasar putih dilingkari bunga berkelopaklima
.
KEANGGOTAAN PALANG MERAH INDONESIA
Didalam Anggaran Dasar PMI pada Bab VII pasal 11 disebutkan : Organisaasi PMI mempunyai anggota yaitu :
1. Anggota Remaja.
2. Anggota Biasa.
3. Anggota Kehormatan.
1. ANGGOTA REMAJA.
§ Wanita – Pria usia di bawah 18 tahun Warga NegaraIndonesia
.
§ Mendaftarkan diri secara sukarela di sekolah masing – masing.
§ Mendapat ijin atau persetujuan orang tua.
KEWAJIBAN :
A. Mengikuti pendidikan dan latihan dasar Kepalangmerahan.
B. Bersedia membantu tugas – tugas Kepalangmerahan dan tergabung dalam wadah / kegiatan Palang Merah Remaja.
C. Menjaga nama baik organisasi serta mempererat persahabatan baik nasional maupun internasional.
D. Mempertinggi ketrampilan dan kecakapan dalam tugas Kepalangmerahan.
HAK :
A. Dapat menjadi Anggota Biasa PMI jika telah mencapai usia 18 tahun.
B. Mendapat kesempatan pendidikan Kepalangmerahan.
C. Ikut aktif dalam Palang Merah Remaja.
D. Dapat mengikuti kegiatan – kegiatan sebagai Anggota Remaja baik di Dalam Negeri maupun di Luar Negeri.
 
PALANG MERAH REMAJA
Palang Merah Remaja di bentuk oleh PMI pada bulan Maret 1950 yang merupakan perwujudan dari keputusan Liga Palang Merah ( League of the Red Cross and Red Crescent Societies ). Terbentuknya PMR di Indonesia ini dan juga PMR dibeberapa Palang Merah Nasional lainnya dilatarbelakangi oleh pecahnya Perang Dunia ke 1, dimana pada waktu itu Palang Merah Australia mengerahkan anak – anak sekolah supaya turut membantu sesuai dengan kemampuannya. Kepada mereka diberikan tugas ringan, seperti mengumpulkan pakaian bekas, majalah – majalah bekas dari dermawan, menggulung pembalut dan sebagainya. Anak – anak ini dihimpun dalam sebuah organisasi yang dinamakan “ Palang Merah Remaja “, kemudian prakarsa ini diikuti oleh negara – negara lain.
Keanggotaan PMR dibagi dalam tiga tingkatan antara lain :
PMR MULA : Setingkat usia murid SD, 7 – 12 tahun, Badge warna HIJAU.
PMR MADYA : Setingkat usia murid SLTP, 13 – 16 tahun, Badge warna BIRU.
PMR WIRA : Setingkat usia murid SLTA, 17 – 21 tahun, Badge warna KUNING.
Walaupun PMR sesuai dengan tingkatnya, adakalanya diperbantukan pula dalam tugas – tugas Kepalangmerahan, seperti turut membantu memberikan pertolongan P3K, dan lain – lain, namun tugas kewajiban utama yang dibebankan kepada PMR adalah :
1. Berbakti kepada masyarakat.
2. Mempertinggi ketrampilan dan memelihara kebersihan dan kesehatan.
3. Mempererat persahabatan nasional dan internasional.
2. ANGGOTA BIASA PMI
§ Wanita – Pria usia di atas 19 tahun Warga NegaraIndonesia
.
§ Mendaftarkan diri secara sukarela atas nama pribadi.
§ Mengetahui azas dan tujuan PMI dan bersedia mengikuti tata tertib organisasi PMI.
KEWAJIBAN :
A. Membayar iuran anggota.
B. Menyumbangkan pikiran, tenaga dan dana untuk menolong sesama yang menderita sesuai dengan kemampuan.
C. Menjaga nama baik organisasi.
D. Memajukan organisasi.
HAK :
A. Hak suara dalam rapat organisasi.
B. Hak memilih dan dipilih, menjadi Pengurus PMI.
C. Mendapatkan informasi tentang organisasi.
D. Mendapatkan kesempatan pendidikan dan latihan Kepalangmerahan.
E. Ikut aktif dalam Korps Sukarela.
F. Mendapatkan kesempatan begotongroyong, dan saling menolong antara anggota PMI.
G. Menikmati kepuasan batin sebagai insan yang memperhatikan nasib sesama.
KETERANGAN :
§ Anggota PMI adalah kekuatan inti organisasi.
§ Anggota PMI adalah potensi sumberdaya dan dana organisasi.
§ Anggota PMI pada suatu saat dapat menjadi Pengurus PMI dengan status keanggotaannya yang tetap.
ANGGOTA BIASA DIHARAPKAN AKTIF DALAM TSR MAUPUN KSR
SESUAI DENGAN MINAT DAN KONDISINYA.

TSR (TENAGA SUKARELA), KSR (KORPS SUKARELA)
1. Setiap anggota biasa perhimpunan PMI pada dasarnya adalah tenaga sukarela ( TSR ) yang menyumbangkan tenaga, waktu, pikiran dan dana, baik secara keseluruhan maupun bagian – bagiannya untuk tugas kemanusiaan.
2. KSR adalah kesatuan atau unit didalam perhimpunan PMI yang beranggotakan pribadi anggota biasa perhimpunan PMI yang menyatakan diri menjadi KSR PMI.
3. Fungsi TSR dan KSR :
A. Fungsi TSR PMI adalah sebagai tenaga pelaksana perhimpunan PMI dalam melaksanakan tugas kemanusiaan.
B. Dalam menjalankan fungsinya, TSR PMI dan KSR PMI berstatus sebagai tenaga sukarela.
C. Sebagai kesatuan maupun sebagai pribadi sukarelawan TSR PMI dan KSR PMI wajib mengikuti tata aturan dan ketentuan yang ditetapkan.
4. Tugas operasional :
A. Tugas TSR / KSR PMI adalah melaksanakan pertolongan / bantuan secara pribadi atau secara berkelompok yang terarah.
B. Setiap KSR dapat bertugas membantu tugas KSR dalam bidang – bidang tertentu.
3. ANGGOTA KEHORMATAN PMI.
§ Wanita – Pria tanpa batas usia.
§ Telah berbuat jasa bagi PMI dan diusulkan oleh Pengurus untuk diangkat.
§ Bersedia diangkat menjadi Anggota Kehormatan.
KEWAJIBAN :
A. Menjaga nama baik organisasi.
B. Memberi perhatian terhadap PMI.
HAK :
A. Memilih dan dipilih menjadi Pengurus PMI.
B. Mengikuti perkembangan organisasi.
C. Ikut mengembangkan dan memajukan PMI dengan menyampaikan saran kepada Pengurus.
KETERANGAN :
§ Anggota Kehormatan PMI merupakan tanda Penghargaan bagi seseorang karena jasa – jasanya dalam menyumbangkan pikiran, tenaga maupun dana yang luar biasa ( ekstra ordiner ).
§ Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang dapat mengusulkan seseorang untuk diangkat menjadi Anggota Kehormatan dengan alasan yang sangat kuat.
§ Pengurus Pusat mengeluarkan Surat Keputusan Pengangkatan “ Anggota



 

 Siswa dilatih untuk menggunakan tandu pada saat evakuasi


 Petugas UKS sedang melakukan tindakan pertolongan terhadap siswa yang mengalami 
gangguan kesehatan


PROGRAM KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI UKS/PMR
SMP NEGERI 1 LAHAT
TAHUN 2010 / 2011

 A.     LATAR BELAKANG
Kurikulum pendidikan Nasional tahun 2006 (KTSP) mewajibkan peserta didik untuk mengikuti salah satu kegiatan pengembangan diri yang diadakan di sekolah sebagai kegiatan tambahan diluar jam pelajaran.
Kerawanan di dalam lingkungan sekolah pada saat proses pembelajaran, khususnya pada aspek kesehatan, memerlukan peranan tenaga terlatih untuk memberikan pertolongan pertama. Sehubungan dengan hal tersebut, maka SMP Negeri 1 lahat menetapkan UKS/PMR sebagai salah satu kegiatan pengembangan diri bagi peserta didik.
Selain mendidik dalam bidang kesehatan dan pertolongan pertama, UKS dan PMR SMP Negeri 1 lahat juga disiapkan untuk ikut berperan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan ikut andil dalam mengikuti kegiatan perlombaan-perlombaan PMR.

B.     DASAR
  1. Perjanjian kerja sama antara Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan Palang Merah Indonesia Nomor 0118/U/1995 ; Nomor 0090.Kep/PP/V/95, tanggal 24 Mei 1995, tentang Pembinaan dan Pengembangan Kepalangmerahan dikalangan siswa, Warga belajar dan mahasiswa.
  2. UU No. 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional.
  3. PP No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP)
  4. Peraturan menteri pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 22 tahun 2006 tentang standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
  5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 24 tahun 2006 tentang pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
C.     TARGET
Target yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah peserta didik anggota UKS/PMR menjadi manusia yang berperikemanusiaan, mampu melaksanakan tugas kepalangmerahan, menguasai dasar dan tekhnik pertolongan pertama,  serta menjadi juara dalam perlombaan UKS/ PMR.

D.    TUJUAN
Tujuan diadakan kegiatan pengembangan diri UKS/PMR di SMP Negeri 1 lahat adalah :
  1. Mengenalkan kegiatan UKS/PMR dikalangan peserta didik.
  2. Mendidik anggota UKS/PMR menjadi tenaga terlatih dalam bidang pertolongan pertama.
  3. Memberi kesempatan pada peserta didik mengembangkan kreativitas dan aktifitas diri sesuai dengan kebutuhan, minat, bakat, kemampuan sosial dan kemampuan belajar.
  4. Menumbuhkembangkan rasa solidaritas dan sosial kemasyarakatan peserta didik.
E.     KEGIATAN
  1. Format Kegiatan
Standar Kompetensi
Kompetensi dasar
Indikator
Memahami peranan anggota UKS/PMR dalam pertolongan pertama dan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
1.1.  Mengenal keorganisasian UKS/PMR.





1.2.  Memahami teori dan praktek pembalutan









1.3.  Melakukan pertolongan pertama terhadap penderita.















1.4.  Melakukan perawatan kesehatan diri, keluarga dan lingkungan.
1.1.1.      Peserta didik mampu menyanyikan lagu mars PMI dan PMR.
1.1.2.      Peserta didik mengenal atribut PMR dan maknanya.

1.2.1        Peserta didik mampu melakukan pembalutan luka dibagian kepala.

1.2.2        Peserta didik mampu melakukan pembalutan luka dibagian tangan.
1.2.3        Peserta didik mampu melakukan pembalutan luka dibagian kaki.

1.3.1  Peserta didik mampu melakukan pertolongan pertama terhadap luka bakar.
1.3.2  Peserta didik mampu melakukan pertolongan pertama terhadap keracunan.
1.3.3  Peserta didik mampu melakukan pertolongan pertama terhadap korban pingsan.
1.3.4  Peserta didik mampu melakukan pertolongan pertama terhadap pendrita patah tulang.

1.4.1.      Peserta didik mampu menjaga kebersihan diri, keluarga dan lingkungan.
1.4.2.      Peserta didik mampu mengenal macam-macam zat aditif dan psikotropika.
1.4.3.      Peserta didik mengetahui dampak negative penggunaan zat aditif dan psikotropika.
1.4.4.      Peserta didik mampu menggunakan alat pengukur tekanan darah.